20 Ide Lomba Seru Untuk Meriahkan 17-an, Dijamin Nggak Garing!
Udara Agustus selalu bawa semangat yang beda—bendera merah putih berkibar, tawa anak-anak, dan tentu saja… lomba 17-an yang bikin anak-anak turun ke lapangan.
Seperti yang Sahabat Damai tahu, sebentar lagi kita akan merayakan hari kemerdekaan tanah air kita yang ke-80. Namun, tidak lengkap rasanya perayaan 17 Agustus tanpa adanya perlombaan. Nah Sahabat Damai, berikut kami berikan dua puluh ide perlombaan yang seru dan juga menarik untuk dimasukkan ke list perlombaan kamu.
A. Lomba Individu
Berikut 20 lomba seru dan juga cara memainkannya yang bisa kamu adakan di acara lomba 17-an nanti. Mari kita mulai dari lomba individu terlebih dahulu:
1. Balap Karung
Balap karung adalah permainan tradisional Indonesia yang populer saat perayaan Hari Kemerdekaan. Peserta melompat dalam karung goni besar menuju garis finish, yang menantang keseimbangan. Selain menghibur, permainan ini mengajarkan nilai kerja keras, sportivitas, dan semangat juang. Kamu bisa memodifikasi aturan permainan, seperti pemain harus mengenakan helm akan menjadi ide yang seru jika diterapkan ke perlombaan aslinya.
2. Lomba Makan Kerupuk
Sejumlah kerupuk—biasanya kerupuk putih—digantung dengan tali pada bambu atau tiang horizontal, dan peserta harus memakannya tanpa bantuan tangan, yang biasanya diikat di belakang punggung.
Kreasikan seperti menggunakan kerupuk putih porsi besar untuk menambah tantangan dalam perlombaan, aturan dapat diubah dari yang awalnya yang habis duluan yang menang, menjadi dibatasi waktu sekitar 5-7 menit dengan yang paling banyak menghabiskan kerupuknya, dia pemenangnya.
3. Sendok Kelereng
Lomba sendok kelereng adalah permainan tradisional yang sering digelar saat perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Dalam lomba ini, peserta harus membawa kelereng yang diletakkan di atas sendok, biasanya dengan cara menggigit gagang sendok menggunakan mulut, lalu berjalan atau berlari menuju garis finish tanpa menjatuhkan kelereng.
4. Joget Kursi
Musik yang bagus akan menggerakkan tubuh dan hatimu. Joget kursi ialah perlombaan yang memainkan peran refleks, fokus, dan kelincahan tubuh untuk memperebutkan kursi yang tersedia. Peserta berputar mengitari kursi-kursi di tengah lapangan mengikuti alunan melodi musik. Setelah musik dimatikan, peserta harus cepat-cepat memperebutkan kursi yang tersedia untuk masuk ke ronde berikutnya. Setiap ronde, kursi akan dihilangkan setengah dari jumlah sebelumnya sampai hanya tersisa satu kursi dengan dua peserta. Pastikan pemain berjumlah ganjil, sedangkan kursi berjumlah genap.
5. Topeng Kerucut
Peserta akan dipasangkan kertas (atau topeng, lebih baik) berbentuk kerucut, kemudian diberikan misi untuk menuangkan air ke dalam sebuah botol dalam jangka waktu yang ditentukan. Kerucut berfungsi untuk membatasi pandangan pemain, sehingga menambah kesulitan dalam perlombaan. Seperti biasa, yang paling banyak menuangkan air adalah pemenangnya.
6. Memasukkan Paku ke dalam Botol
Semua peserta harus memasukkan paku yang diikatkan pada pinggang ke dalam botol tanpa menggunakan tangan. Perlombaan ini menuntut ketenangan dan ketelitian, sementara teknik yang tepat dan konsentrasi penuh menjadi kunci agar paku dapat masuk ke dalam botol tanpa terjatuh.
7. Menggiring Bola dengan Terong
Kedengarannya mudah, namun nyatanya sulit untuk dilakukan. Menggiring bola dengan terong terbilang cukup sulit jika tidak paham dengan prinsip fisika dasar, bisa saja bola terpental jauh ke samping atau malah terong meleset ke sisi lain. Panitia dapat mengubah terong menjadi timun dan sebagainya, menyesuaikan kebutuhan. Tidak ada batas waktu untuk lomba ini.
8. Mencari Koin di dalam Tepung
Ini nih, lomba yang bisa bikin wajah yang awalnya penuh dengan debu, menjadi putih seputih putri salju. Aturan permainanya sederhana cukup cari koin yang ada di dalam tepung, hanya dengan mengandalkan insting dan mulut. Tapi hati-hati, nafas sedikit saja, tepung langsung menutupi wajah. Pemenang ditentukan dari banyak koin yang berhasil diambil.
9. Lomba Fotografi
Selagi semua orang berlomba, para orang tua atau anak muda dapat mengambil foto-foto yang menarik untuk diabadikan. Tidak perlu kamera mahal, cukup dengan kamera ponsel dan keahlian mengambil gambar sudah bisa berpartisipasi. Pemenang dapat ditentukan setelah acara selesai (dan foto diserahkan secara daring), sehingga bersifat fleksibel.
10. Lomba memasukkan bola ke keranjang
Bola disusum memanjang ke belakang sebuah box, tujuan peserta ialah memasukkan semua bola ke dalam box. Aturannya, peserta hanya bisa mengambil bola satu-satu dan dengan satu tangan saja. Setiap orang memiliki strategi dan kecepatan yang berbeda, jadi persaingan masih bisa dirasakan.
B. Lomba Berkelompok
Setelah lomba individu, mari kita berpindah ke lomba berkelompok. Model berkelompok akan melatih kerjasama, komunikasi, solidaritas, dan kebersamaan;
1. Tarik Tambang
Lomba tarik tambang menjadi salah satu favorit dalam perayaan 17 Agustus karena mampu membangkitkan semangat persaingan antar kelompok. Meski sudah seru secara alami, tak jarang pertandingan berlangsung tidak seimbang, dengan tim kuat saling bergabung dan tim lemah jadi minder sejak awal. Untuk menjaga semangat kebersamaan, panitia dapat menyiasatinya dengan membagi peserta secara merata. Namun demikian, pemilihan tim oleh panitia kadang kurang disukai oleh anak-anak yang ingin bermain bersama teman dekat mereka.
2. Lomba Bakiak
Lomba bakiak beregu adalah permainan tradisional Indonesia yang dimainkan secara berkelompok menggunakan bakiak, yaitu sandal panjang dari kayu yang bisa dipakai oleh tiga hingga lima orang sekaligus. Setiap anggota tim berdiri di atas satu papan bakiak yang memiliki tali pengikat untuk kaki, lalu mereka harus berjalan bersama menuju garis finish dengan langkah yang serempak.
3. Estafet Sarung Berkelompok
Estafet sarung menjadi pilihan lomba yang menarik untuk diadakan. Aturannya sederhana, satu tim terdiri dari lima orang akan diberikan dua buah sarung, mereka hanya bisa menginjak permukaan sarung untuk maju sampai ke garis finish, jika menginjak tanah, tim tersebut harus mengulang dari garis start lagi. Buat lebih menantang dengan elemen basah-basahan (guyur air) ketika mereka gagal sampai garis finish.
4. Lomba Oper Air
Satu tim terdiri dari 5 orang atau lebih, setiap orang diberikan satu gayung dan duduk memanjang ke belakang, posisi badan membelakangi kawan. Anggota tim paling depan mengambil air dan menuangkannya ke teman di belakangnya (tanpa menengok sedikitpun), hati-hati jangan sampai airnya tumpah. Berikan batas waktu sekitar 5 menit, ember dengan air paling banyak dinyatakan sebagai pemenangnya.
5. Roda Excavator
Satu tim terdiri dari 5-6 anggota. Panitia menyiapkan banner dengan panjang +- 5 meter, kemudian ikat kedua ujung sisinya menjadi bentuk lingkaran. Peserta akan berlomba untuk berjalan di dalam lingkaran banner tersebut seperti ban excavator. sistemnya hampir seperti bakiak, hanya saya peserta kesulitan untuk melihat ke depan dan berdempet-dempetan. Berikan beberapa halang rintang untuk menambah tingkat kesulitan.
6. Rangkai Kata Menjadi Kalimat
Satu tim terdiri dari 4-5 orang, akan diberikan sebuah box berisikan kertan yang tertulis sebuah kata. Panitia akan mengucapkan kalimat yang akan disusun, lalu peserta akan mencari dan merangkai kata yang diminta. Berikan batas waktu sekitar 5 menit untuk merangkai satu kalimat. Jika waktu sudah berhasil namun kedua tim belum ada yang menyelesaikannya, periksa yang manakah tim yang berhasil menyusun lebih banyak kata, maka yang paling banyaklah yang menang.
7. Bawa Bola Dengan Papan
Satu tim terdiri dari 3 orang. Sediakan satu papan ringan dan satu bola (bola plastik lebih baik). Peserta harus membawa bola tersebut ke garis akhir. Jika bola jatuh dari papan, maka tim tersebut harus mengulang dari awal. Pastikan papan tidak melengkung atau kasar, permukaan halus seperti triplek diutamakan. Jika tidak ada yang berhasil mencapai finish maka dinyatakan seri, alias tidak ada pemenangnya.
8. Bawa Gelas Penuh Air (Dengan Kain)
Satu tim terdiri dari 5-6 orang. Panitia memberikan sepotong kain (bisa sarung atau kain perca) dan gelas penuh air. Peserta harus membawa air tersebut ke seberang untuk dituang kedalam sebuah ember. Lomba ini cukup sulit untuk dimenangkan, karena bukan hanya mengandalkan tenaga, melainkan juga keseimbangan setiap anggota timnya.
9. Estafet Bola dengan Kertas

Satu tim terdiri dari 5 orang, setiap orang memegang sebuah kertas (HVS lebih baik). Bola akan digelindingkandi atas kertas milik orang pertama kemudian dioper kepada orang kedua, orang pertama akan bergeser ke ujung barisan, dan begitu seterusnya sampai garis akhir. Cara yang paling aman ialah kertas dibentuk menyerupai saluran pipa kemudian disambung terus-menerus, namun cara itu akan memakan cukup banyak waktu.
10. Oper Karet Dengan Sedotan
Panitia harus menyediakan 5-10 gelang karet per tim dan satu sedotan untuk setiap peserta. Tandai lintasan sepanjang 10–15 meter. Anak-anak memegang sedotan di mulut dan menyedot gelang karet tanpa menggunakan tangan. Setelah berhasil, mereka berlari untuk mengoper gelang dengan sedotan. Proses ini diulang hingga semua anggota tim bergiliran. Jika gelang jatuh, peserta harus kembali ke titik awal. Tim yang pertama menyelesaikan estafet dinyatakan sebagai pemenang.
Sahabat Damai, itulah 20 ide lomba menarik yang mungkin dapat kamu atau temanmu masukkan ke daftar list perlombaan nanti. Dengan beragam pilihan lomba tradisional dan sentuhan modern, kamu bisa menyesuaikan konsep sesuai jumlah peserta, lokasi, dan tema acara. Pastikan setiap permainan dijalankan dengan semangat sportif, kreativitas, dan tetap mengutamakan keselamatan bersama. Selamat berkreasi agar momen kemerdekaan tahun ini jadi lebih meriah dan berkesan. Semoga artikel ini membantu.
